"Easy Tips and Tricks To Get Karya Salemba Empat (KSE) Scholarship for Bachelor Degree" (Part I: Understand this before you register and follow the selection process - Pahami ini sebelum Anda mendaftar dan ikuti proses seleksinya)
Easy Tips and Tricks To Get Karya Salemba Empat (KSE) Scholarship for Bachelor Degree
(Part II: Understand this if you have passed the filing selection towards the interview selection - Pahami ini jika anda telah lulus seleksi pengajuan menuju seleksi wawancara)
Dokumentasi: Oleh Penulis (Anastesi)
Pengalaman tidak bisa diajarkan. Pengalaman itulah
yang menyebabkan seseorang melakukan kesalahan baru, bukan kesalahan lama. Maka
dari itu, jangan takut untuk melakukan hal yang bahkan berada dalam bayangan
kita adalah hal yang mustahil adanya. Jika sudah lulus dalam tahapan seleksi
berkas beasiswa, maka terlalu bersenang-senang tanpa adanya usaha untuk
memberikan yang terbaik dalam seleksi yang selanjutnya, akan memberikan dampak
yang kurang menyenangkan hingga akhirnya justru membawa pada penyesalan. Maka,
berusahalah untuk memberikan yang terbaik untuk seleksi selanjutnya.
Sebuah
keberhasilan kecil, adalah sukacita sederhana yang memiliki pengaruh untuk
menyemangati hati kita yang tadinya redup dalam masa penantian. Banyak hasil
dari proses yang saat ini masih kita nantikan dengan penuh harapan bagaimanakah
hasilnya. Maka jika sang waktu telah berbicara dan kita dapat lulus dalam
tahapan seleksi berkas suatu kegiatan yang memiliki jangka waktu seleksi yang
cukup panjang, sungguh bersyukurlah kita atas segala nikmat yang walau sesaat,
namun menyejukkan jiwa yang telah menantikan begitu lama itu. Paling tidak,
kita tidak perlu mengalami overthingking berlebih (tiap malam menantikan
dengan penuh dengan keinginan yang
sangat dalam, tentang kita yang berharap akan lulus menjadi Beswan Beasiswa
yang sudah kita lamar). Maka, dengan apakah kita layak lulus atau tidak? Dan
jawabannya adalah “Ya” dan “Tentunya”, kita dapat lulus dengan baik dan tidak
kekurangan satu apapun jika sudah totalitas mengerjakan sesuatu. Mengambil
istirahat sejenak, lalu melanjutkan pertempuran yang lainnya, yaitu seleksi
berikutnya, adalah sesuatu hal yang baiknya kita lakukan didalam proses menjadi
Beswan.
Berikut, rangkuman yang sangat penting untuk
dapat direalisasikan tentang hal yang perlu untuk dipahami jika anda telah
lulus seleksi pengajuan menuju seleksi wawancara:
1.
Memperhatikan dengan seksama tahapan
seleksi selanjutnya
Sudah
lumrah dan terlihat jelas bahwa ada begitu banyak, calon Beswan suatu Beasiswa
yang bergengsi yang tidak fokus untuk mengikuti dengan seksama tahapan seleksi
selanjutnya. Terlalu banyak transisi yang salah. Istirahat harusnya secukupnya,
namun kebanyakan menjadi kebablasan. Setelah menang pemberkasan, tidak dapat
dipungkiri bahwa ada banyak Beswan yang tidak terlalu perduli dengan bagaimana
mereka mempersiapkan diri untuk proses seleksi selanjutnya. Banyak yang merasa
ia tidak perlu harus mempersiapkan diri, karena “jika sudah menang pemberkasan,
pasti akan menang dalam wawancara juga”. Sah-sah saja, jika ada mindset seperti
itu, namun harus mampu dan tetaap untuk waras, “realistis” bahwa kita perlu
tahu, kemenangan adalah hasil dari proses bekerja dengan setulus hati dan tanpa
pamrih memberikan yang terbaik.
2.
Mengikuti proses riil alur seleksi
selanjutnya
Bertanya
pada Contact Person (CP) kegiatan yang sah, adalah jalan
kesuksesan yang tiada bandingannya. Sebab, orang yang paling tahu seluk beluk
jawaban atas pertanyaan seputar informasi proses seleksi Beasiswa adalah
mereka. Maka dari itu, berusaha untuk tidak menutup diri dan memberikan
pertanyaan kepada para CP, bahkan menanyakan sebanyak mungkin pertanyaan
yang memang kurang kita pahami jawabannya terkait proses seleksi beasiswa (tetap
tahu batasan, untuk menghubungi saat jam kerja saja & bukan saat jam
istirahat CP terkait), akan membuat diri secara tidak langsung menjadi
pribadi yang mandiri menampung informasi serta, menampah relasi tekanan dalam mengembangkan
diri, meningkatkan skill komunikasi, serta membuat diri semakin percaya
diri.
3.
Mempersiapkan diri dengan matang
dalam menghadapi tahapan seleksi setelah menang berkas
Mencari
situs internet ataupun artikel yang berhubungan dengan berbagai tips dan
trik lulus wawancara Beasiswa, menonton video Youtube orang-orang yang
melakukan percontohan proses seleksi wawancara akan sangat membantu visualisasi
kita dalam memahami keadaaan nyata yang sesungguhnya. Suasana yang akan kita rasakan jika sudah melakukan hal-hal
tersebut adalah, apabila kita benar-benar dalam keadaan sedang di seleksi
wawancara oleh intervier. Ada banyak orang yang lebih tertarik dengan
cara belajar secara membaca materi, akan tetapi tetap saja ada begitu banyak
pula orang yang lebih suka cara belajar dari audio visual (menonton
video yang dikirim secara online oleh guru bimbingan belajar, menonton
acara pembelajaran, melihat secara tatap muka orang yang sedang mengajar). Setiap
orang belajar dengan cara yang berbeda, dan itu adalah sesuatu yang wajar.
Serta, adalah jalan menarik bagi kita sebagai calon Beswan, yang berbeda cara
dalam memahami pembelajaran yang bermanfaat bagi kita.
Dikarenakan
interviewer umumnya berasal dari berbagai macam orang yang berbeda asal
instansi bekerjanya, namun disatukan oleh organisasi mereka selaku pemberi
Beasiswa maka mereka akan memiliki berbagai tata cara menginterview yang
berbeda satu sama lain, berbeda pribadi pasti juga akan tercitra perlakuan yang
berbeda juga. Melihat, memodifikasi video yang telah kita tonton tentang
bagaimana cara menjawab pertanyaan interviewer, bagaimana mimik wajah
yang sopan saat berbicara, bagaimana gestur tubuh yang baik saat menyampaikan
isi jawaban kita, dan apa saja isi dari jawaban yang sebaiknya kita sampaikan,
adalah sangat penting untuk dapat dipahami. Hal tersebut juga sangat perlu
untuk dipersiapkan dengan maksimal akan membuka cakrawala berpikir kita menjadi
lebih baik dan memajukan diri kepada versi yang ideal sebagai subjek yang di interview.
4.
Sering menggali informasi seputar
tahapan seleksi wawancara
Bertanya
kepada Beswan yang sudah pernah lulus Beasiswa, adalah salah satu hal yang urgent
atau bahkan akan membuat kita beruntung secara tidak langsung. Hal sederhana
seperti itu sangat membantu kita apabila diberikan pertanyaan ketika wawancara.
Kita akan mengingat cerita para Beswan sebelumnya tentang bagaimana mereka
dapat struggle, dan bagaimana moment mereka dalam memberikan
usaha terbaik saat menjawab pertanyaan wawancara. Tak terlepas dari berbagai
alasan mengikat yang penting pula untuk dapat dilakukan oleh kita, sebagai
calon Beswan yang melakukan seleksi wawancara. Akan ada banyak ilmu baru yang
akan dapat kita terima, dilakukan untuk memberikan berbagai referensi jawaban
yang out of the box.
5.
Rajin berlatih untuk wawancara
Mencari
susunan pertanyaan yang umumnya ditanyakan oleh interviewer kepada calon
Beswan, serta berlatih bagaimana menjelaskan jawaban pada pertanyaan yang
ditanyakan oleh interviewer. Banyak membaca sesuatu hal yang perlu di
praktikkan, maka akan membuat kita harus pula memberikan effort dalam
berlatih dengan semua itu. Apabila kita dapat berlatih dengan baik dalam
berpraktik, maka kita akan merasa untuk lebih percaya diri lagi, dengan
apa yang akan kita bawakan.
Percaya
diri sangat sulit untuk didapatkan apabila kita tidak berlatih. Maka, berlatih
sebaik mungkin dapat meningkatkan rasa percaya diri yang sangat sulit untuk
didapatkan itu. Adalah sebuah pilihan untuk dapat menjadi orang yang percaya
diri atau menjadi orang yang ciut. Hidup memang penuh dengan pilihan. Hanya
banyak membaca tanpa ada action, sama saja tidak ada progress.
6.
Menghadapi seleksi wawancara dengan
bekal persiapan diri sebelumnya
Persiapan
diri yang matang dapat membuahkan hasil yang maksimal dalam menghadapi
wawancara yang sangat menegangkan. Anak yang introvert, tentu memiliki harapan
yang sama dalam memberikan hasil yang terbaik, pada saat ia menghadapi
wawancara. Jangan pernah membandingkan diri yang masih kurang memiliki seni
dalam berkomunikasi dengan orang yang memiliki seni komunikasi yang sangat
bagus. Bukan seni komunikasi tersebutlah yang salah. Namun, jam latihan kita
yang kurang, adalah sumber masalahnya yang menjadi sumbu yang apabila diberikan
percikan api akan membakar seluruh persiapan. Maka, jika kita ingin menghadapi
orang yang ingin mewawancarai kita dengan segala ilmu yang ia miliki, haruslah pula
kita sudah memiliki jawaban yang spesifik, terarah dan jelas. Apabila kita
sudah menjawab pertanyaan mereka dengan baik dan jika kita memiliki sesuatu
jawaban yang sudah didapatkan dalam benak, jawablah dengan jujur, baik tanpa
adanya kecelaan dan kebohongan yang berarti.
7.
Mampu mengendalikan diri untuk
menjaga fokus
Tanpa
adanya tujuan yang jelas serta keinginan yang kuat dalam konteks hal apakah yang
kita butuhkan, maka akan sangat sulit untuk dapat meraih kemenangan yang kita
harapkan, terutama saat kita tidak dapat mengusahakan pengendalian diri. Maka,
berusaha dengan sungguh dan benar dalam menciptakan sesuatu yang sangat kita
harapkan.
Dengan
adanya usaha dalam memusatkan diri pada apa yang kita harapkan, maka akan
memberikan suatu kesenangan dan keuntungan dihari yang akan datang. Inilah
mengapa latihan fokus sederhana, baik dengan membaca, berdialektika, melakukan
gerakan peregangan yang menjernihkan pikiran akan sangat perlu untuk dapat kita
lakukan. Mimpi buruk kelam (kegagalan) dalam hal-hal yang sangat sulit itu,
akan dapat dengan mudah kita lewati jika berusaha dengan sungguh belajar dengan
baik. Maka untuk dapat merealisasikan harapan diterapkan itu, wajib hukumnya
untuk dapat melakukan usaha yang tidak setengah-setengah oleh kita, sebagai
calon Beswan (orang yang ingin mendapatkan kepastian posisi yang aman dalam
seleksi).
Quotes
Reminder:
“Jangan
biarkan 1 kegagalan, menghancurkan 10 keberhasilan yang lainnya-Anastesi
of story”
P.S:
Jika kamu gagal dalam seleksi pemberkasan, tidak ada salahnya juga, untuk
membaca artikel ini untuk mempersiapkan diri dalam seleksi Beasiswa yang akan
berlangsung pada hari yang akan datang. Bagaimanapun juga, setiap kegagalan
yang pernah kita alami, adalah suatu kondisi dimana kita perlu mengevaluasi
diri. Tidak menyerah dengan keadaan, adalah obat terbaik untuk menenangkan jiwa
yang terpuruk.
Komentar
Posting Komentar